Dimensi
Ukuran internal mengikuti barang terbesar, kemasan, tray, dan ruang gerak operator; ukuran eksternal menyesuaikan dinding serta akses instalasi.
Perangkat transfer material antarruang yang perlu disesuaikan dengan alur barang, klasifikasi area, tekanan, interlock pintu, kebersihan, dan prosedur operasional.
Pass box bekerja sebagai bagian dari pengendalian alur material. Lihat panduan induk panduan induk clean room untuk melihat bagaimana bagian ini terhubung dengan keseluruhan sistem clean room.

Jawaban singkat: fungsi utama static pass box adalah memindahkan material atau peralatan melewati dinding pemisah tanpa membuka pintu akses personel. Dua pintu yang saling berhadapan biasanya dilengkapi interlock agar tidak dibuka bersamaan.
Static pass box tidak dengan sendirinya mensterilkan barang. Kebersihan transfer tetap bergantung pada material yang masuk, prosedur pembersihan, cara operator menangani barang, kondisi ruang di kedua sisi, dan spesifikasi perangkat.
Dalam pedoman GMP untuk produk farmasi steril, WHO membedakan material airlock dari jalur personel dan menyebut airlock atau pass-through hatch sebagai sarana transfer material serta peralatan ke area tertentu setelah kebutuhan dan proses transfer dinilai. Penerapannya tetap harus mengikuti analisis risiko, klasifikasi ruang, dan validasi pengguna. Lihat pedoman WHO GMP.
Pass box—juga disebut pass through box atau transfer hatch—dipasang pada dinding antara dua area. Tujuannya adalah membuat jalur material yang lebih terkendali sehingga lalu lintas barang tidak selalu mengikuti pintu personel.
Perangkat ini dapat digunakan pada clean room, laboratorium, area produksi, fasilitas kesehatan, atau ruang lain yang memiliki pemisahan zona. Kebutuhan perangkat harus mengikuti user requirement, alur material, risiko kontaminasi, dan desain fasilitas.
| Aspek | Static Pass Box | Dynamic Pass Box |
|---|---|---|
| Fungsi dasar | Transfer material melalui kabinet tertutup dan interlock pintu. | Transfer material dengan tambahan sistem aliran atau penyaringan udara sesuai desain. |
| Komponen utama | Kabinet, dua pintu, interlock, gasket, dan permukaan internal. | Komponen static ditambah fan, filter, kontrol, dan titik servis sesuai spesifikasi. |
| Pemilihan | Dapat dipertimbangkan ketika transfer tidak memerlukan airflow aktif pada perangkat. | Dapat dipertimbangkan ketika analisis risiko dan desain ruang meminta airflow atau purging aktif. |
| Pemeliharaan | Fokus pada pintu, interlock, gasket, permukaan, dan kebersihan. | Selain komponen mekanis, perlu akses pemeriksaan filter, fan, indikator, dan kontrol. |
Baca pembahasan static dan dynamic pass box untuk memahami implikasi sistem udara serta biaya.
Ukuran internal mengikuti barang terbesar, kemasan, tray, dan ruang gerak operator; ukuran eksternal menyesuaikan dinding serta akses instalasi.
Tentukan material permukaan dalam dan luar, radius sudut, kekasaran atau finishing, serta kompatibilitas dengan metode pembersihan.
Tentukan arah bukaan, jenis engsel, gasket, handle, indikator status, interlock mekanis atau elektrik, dan perilaku saat listrik padam.
Untuk dynamic pass box, tentukan pola airflow, filter, indikator, titik uji, akses servis, alarm, dan hubungan dengan tekanan ruang.
Lampu, UV, buzzer, timer, port komunikasi, pressure gauge, atau kompatibilitas bahan kimia hanya ditambahkan bila user requirement memintanya.
Sepakati drawing, data material, wiring, manual, daftar komponen, pemeriksaan fungsi, dan dokumen serah terima yang dibutuhkan.
Catatan: label kelas ruang seperti “kelas 100” tidak cukup untuk menentukan pass box. Pertimbangkan klasifikasi yang berlaku, tekanan, alur material, risiko, prosedur dekontaminasi, dan persyaratan pengguna.
Posisi pass box perlu dikoordinasikan dengan panel dinding, struktur frame, tekanan ruang, pintu, jalur operator, ketinggian kerja, utilitas, serta akses pemeliharaan. Pada ruang bertekanan, desain transfer sebaiknya ditinjau bersama sistem tekanan clean room.
Untuk integrasi panel, pintu, jendela, HVAC, pass box, dan alur material dalam satu proyek, lihat jasa clean room farmasi. Detail frame juga perlu dikoordinasikan dengan sistem pintu clean room.
Tidak selalu. Static pass box umumnya tidak menggunakan airflow aktif. Bila filter dan fan diperlukan, spesifikasi tersebut lebih dekat dengan dynamic pass box dan harus ditentukan dalam user requirement.
Lampu UV tidak boleh menjadi satu-satunya dasar klaim steril. Efektivitas dipengaruhi posisi, intensitas, waktu paparan, bayangan, kebersihan permukaan, kondisi lampu, dan validasi proses pengguna.
Mulai dari barang terbesar berikut tray atau kemasannya, ruang tangan operator, frekuensi transfer, ketebalan dinding, elevasi kerja, serta akses pemasangan dan servis.
Dapat direncanakan bila frame, bukaan panel, beban, sealing, tekanan, utilitas, dan akses servis sudah dikoordinasikan sebelum fabrikasi serta pemasangan.
Kirimkan layout, ukuran barang, klasifikasi ruang, ketebalan dinding, pilihan static atau dynamic, aksesori, dan kebutuhan dokumentasi.