Skip to main content

PT. Multi Karya Panelindo

Perbedaan Static dan Dynamic Pass Box pada Clean Room – Sistem Udara hingga Biaya

Dalam operasional industri yang menuntut standar higienitas tinggi seperti farmasi, bioteknologi, manufaktur semikonduktor, hingga perangkat medis, menjaga kualitas udara di dalam clean room (ruang bersih) adalah harga mati dan sangat vital. 

Salah satu tantangan terbesar bagi pengelola clean room adalah bagaimana cara memindahkan barang atau material dari luar ke dalam ruangan tanpa membawa masuk partikel kontaminan yang dapat mengontaminasi isi dari clean room, misalnya kontaminasi dari mikroba.

Untuk mengatasi masalah ini, digunakan sebuah alat perantara khusus yang dikenal sebagai Pass Box (kotak pas). Berdasarkan mekanisme kerja dan sistem pembersihan udaranya, alat ini dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu Static Pass Box (kotak pas statis) dan Dynamic Pass Box (kotak pas dinamis).

Apa perbedaan dari pass box tersebut? Mana yang lebih cocok untuk bisnis/clean room Anda?

Parameter Perbedaan Antara Static dan Dynamic Pass Box

Untuk memahami mana yang terbaik untuk alur kerja produksi Anda, berikut adalah rincian perbedaan mendasar antara model statis dan dinamis:

1. Sistem Udara

Static pass box tidak memiliki sistem sirkulasi atau penanganan udara internal sama sekali (bersifat pasif), sehingga udara di dalam boks benar-benar diam dan sangat bergantung pada kondisi udara dari ruangan sekitar saat salah satu pintu dibuka. 

Sementara itu, dynamic pass box dilengkapi dengan sistem tata udara mandiri yang bekerja secara aktif. Di dalam unitnya sudah terintegrasi motor blower pemompa udara dan filter HEPA yang terus-menerus menyaring serta mensirkulasikan udara di dalam boks secara independen.

2. Fungsi Pembersihan (Dekontaminasi)

Static pass box hanya berfungsi sebagai ruang transit fisik temporer dan tidak memiliki kemampuan untuk membersihkan kontaminan. Jika ada debu, partikel kulit, atau mikroba yang menempel pada permukaan luar wadah barang, partikel tersebut akan tetap menempel di sana saat dipindahkan.

Di lain pihak, dynamic pass box memiliki fitur pembersihan aktif berupa pancaran udara (air shower) atau siklus pembersihan udara (purging cycle). Ketika barang dimasukkan dan pintu ditutup, dynamic pass box akan menyemprotkan udara steril berkecepatan tinggi untuk menyapu dan membersihkan seluruh kontaminan yang menempel pada permukaan material secara otomatis.

3. Aplikasi dan Jalur Transfer Barang

Static pass box hanya direkomendasikan untuk perpindahan barang antar-ruangan yang memiliki kelas sterilisasi yang setara (misalnya, memindahkan material dari ruang Kelas ISO 7 ke ruang Kelas ISO 7 lainnya) di mana risiko kontaminasi silang antar-zona sangat rendah.

Untuk dynamic pass box diwajibkan untuk transfer barang dari ruangan kelas rendah (non-steril/area abu-abu) menuju ruangan kelas yang lebih tinggi (super steril). Contohnya, saat membawa komponen atau bahan baku dari koridor umum luar masuk ke dalam jantung ruang produksi utama (Kelas ISO 5).

4. Sistem Pengunci Pintu (Interlocking System)

Static pass box menggunakan sistem interlock (mekanis atau elektronik) standar. Pintu di sisi ruang bersih tidak akan bisa dibuka jika pintu di sisi ruang kotor sedang terbuka, bertujuan mencegah aliran udara langsung (cross-draft) antar-ruangan.

Di sisi lain, dynamic pass box memiliki sistem interlock yang jauh lebih ketat dan terintegrasi dengan sensor waktu (timer).

Pintu di sisi clean room tidak akan bisa dibuka sebelum boks selesai melakukan seluruh siklus penyemprotan udara steril (purging) selama durasi waktu yang telah ditentukan, memastikan barang yang keluar benar-benar bersih dari partikel bebas.

5. Biaya dan Perawatan (Maintenance)

Static pass box memiliki biaya investasi awal yang ekonomis karena tidak memiliki komponen elektronik dan mekanik HVAC yang rumit. Perawatannya pun sangat minimal dan murah. Anda hanya memerlukan pembersihan permukaan dinding dalam boks secara berkala menggunakan cairan disinfektan.

Sementara itu, dynamic pass box memerlukan biaya pembelian alat, pemasangan, dan konsumsi listrik yang jauh lebih tinggi.

Selain itu, dynamic pass box menuntut perawatan rutin yang lebih ketat dari tim teknis. Perawatan meliputi penggantian filter HEPA secara berkala, uji kebocoran filter (DOP test), serta kalibrasi kecepatan aliran udara untuk memastikan performa pembersihannya tidak menurun.

Sesuaikan Pass Box dengan Kebutuhan dan Kondisi Anda

Menentukan pilihan antara Static atau Dynamic Pass Box pada dasarnya kembali pada analisis risiko kontaminasi produk dan standar kepatuhan regulasi industri Anda.

Jika alur kerja pada perusahaan Anda hanya memerlukan perpindahan material di dalam zona dengan tingkat kebersihan yang sama, static pass box adalah pilihan yang efisien dan hemat biaya. 

Namun, pada kasus jika material harus menembus batas pertahanan dari area luar yang tidak steril menuju jantung produksi yang sensitif, penggunaan dynamic pass box adalah investasi yang wajib dipenuhi demi melindungi integritas dan kualitas udara clean room Anda dari kegagalan produksi serta konsekuensi legal. Jadi, hindari kesalahan dalam memilih pass box untuk clean room Anda.

Anda ingin konsultasi terkait pembangunan clean room? Ayo klik tautan ini!