PT. Multi Karya Panelindo

Clean room farmasi adalah ruangan terkontrol yang dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM dalam produksi obat, vaksin, dan produk farmasi steril. Ruangan ini mengontrol konsentrasi partikel udara, suhu, kelembaban, dan tekanan udara secara ketat untuk mencegah kontaminasi produk farmasi.

Pengertian Clean Room Farmasi

Dalam industri farmasi, clean room atau ruang bersih bukan sekadar ruangan yang dibersihkan secara rutin. Clean room farmasi adalah sistem lingkungan yang dikontrol secara terus-menerus menggunakan teknologi filtrasi udara, sistem tekanan, dan material bangunan khusus yang memenuhi standar regulasi BPOM.

Tanpa clean room yang memenuhi standar, produk farmasi berisiko terkontaminasi partikel, mikroorganisme, atau bahan kimia yang dapat membahayakan keselamatan pasien dan mengakibatkan sanksi pencabutan izin produksi dari BPOM.

Fungsi Clean Room di Industri Farmasi

Mencegah Kontaminasi Partikel

Filter HEPA menyaring partikel berukuran 0,3 mikron ke atas dari udara. Partikel inilah yang menjadi pembawa mikroorganisme dalam ruang produksi farmasi.

Kontrol Tekanan Udara

Tekanan positif mencegah udara luar masuk ke area produksi. Tekanan negatif digunakan untuk ruangan yang menangani zat berbahaya atau sitotoksik.

Standarisasi Suhu dan Kelembaban

Suhu dan kelembaban relatif dikontrol sesuai kebutuhan produksi. Kondisi ini berpengaruh langsung pada stabilitas produk dan pertumbuhan mikroba.

Kepatuhan Regulasi BPOM

Fasilitas produksi farmasi wajib memenuhi CPOB untuk mendapatkan dan mempertahankan izin produksi dari BPOM. Clean room adalah syarat infrastruktur utamanya.

Jenis Produksi Farmasi yang Membutuhkan Clean Room

Jenis Produk Kelas yang Diperlukan Contoh
Produk Steril Aseptik Kelas A & B Injeksi, infus, tetes mata
Produk Steril Terminal Kelas C Produk yang disterilisasi setelah filling
Produk Non-Steril Umum Kelas C & D Tablet, kapsul, sirup, salep
Vaksin & Produk Biologi Kelas A & B Vaksin, plasma, produk rekombinasi
R&D & Pilot Plant Kelas C Pengembangan formula baru

Komponen Utama Clean Room Farmasi

1
Panel Sandwich PU/PIR — Dinding dan plafon clean room menggunakan sandwich panel dengan inti isolasi yang memiliki permukaan antibakteri. Sambungan antar panel menggunakan sistem interlocking tanpa celah untuk mencegah infiltrasi partikel.

2
Sistem HVAC dengan Filter HEPA — Udara disirkulasikan melalui filter HEPA H14 yang mampu menangkap 99,995% partikel berukuran 0,3 mikron. Jumlah pergantian udara per jam (ACH) disesuaikan dengan kelas clean room.

3
Pintu Hermetic & Airlock — Pintu hermetic memastikan tidak ada kebocoran udara. Airlock (ruang antara) berfungsi sebagai buffer zone untuk mencegah kontaminasi saat personel atau material masuk-keluar area bersih.

4
Pass Box Aktif — Transfer material antara area bersih dan koridor tanpa membuka pintu utama. Versi aktif dilengkapi UV-C sterilizer untuk sterilisasi material sebelum masuk area produksi steril.

5
Aluminium Coving Radius — Profil aluminium radius untuk semua sudut lantai-dinding dan dinding-langit-langit. Menghilangkan sudut siku yang menjadi tempat akumulasi debu dan bakteri yang sulit dibersihkan.

Butuh spesifikasi clean room farmasi yang sesuai CPOB untuk fasilitas Anda? Lihat layanan Jasa Clean Room Farmasi kami — dari desain, fabrikasi panel, hingga serah terima dokumentasi IQ/OQ.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa yang dimaksud dengan clean room?

Clean room adalah ruangan terkontrol di mana konsentrasi partikel, suhu, kelembaban, dan tekanan udara dijaga pada level tertentu. Dalam farmasi, clean room wajib memenuhi standar CPOB BPOM agar produk obat yang dihasilkan aman dan bebas kontaminasi.

Apa itu ruang bersih (cleanroom) dalam produksi farmasi?

Ruang bersih dalam produksi farmasi adalah fasilitas produksi yang dirancang dan divalidasi untuk memenuhi persyaratan CPOB. Mencakup kontrol partikel udara (Kelas A–D), sistem ventilasi HEPA, material permukaan antibakteri, serta sistem dokumentasi dan validasi yang lengkap.

Clean room untuk produksi apa saja di industri farmasi?

Clean room digunakan untuk produksi produk steril (injeksi, infus, vaksin), produk non-steril (tablet, kapsul, sirup), produk biologi, dan kegiatan R&D farmasi. Kelas clean room yang dibutuhkan berbeda-beda tergantung jenis produk dan tahapan prosesnya.

Siapa yang berwenang mengaudit clean room farmasi di Indonesia?

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) berwenang melakukan inspeksi dan audit fasilitas produksi farmasi di Indonesia berdasarkan panduan CPOB. Perusahaan farmasi wajib memenuhi semua persyaratan teknis clean room sebelum mendapatkan izin produksi.

Bangun Clean Room Farmasi Sesuai CPOB

PT. Multi Karya Panelindo adalah kontraktor spesialis clean room farmasi. Konsultasikan proyek Anda dengan tim ahli kami — gratis.

Konsultasi via WhatsApp
Kirim Detail Proyek